10 Hal tentang OS Cyanogen Yang Perlu Anda Ketahui!

0
44044
views
Hal tentang OS Cyanogen
Hal tentang OS Cyanogen

OS Cyanogen – Kita semua tahu bahwa Android merupakan OS yang dikembangkan oleh Google, akan tetapi tidak sesederhana seperti yang kita bayangkan. Setiap produsen smartphone besar memiliki Android yang mereka kembangkan sendiri lengkap dengan fitur dan antar muka unik untuk dipasang pada gadget yang mereka produksi dan mereka jual. Dalam hal ini Android yang dikembangkan manufaktur tersebut seperti cabang dari Android yang dikembangkan Google. Semua produsen yang menggunakanAndroid tersebut oleh Google diikat menjadi satu menggunakan Google Play Service, menjadikan handset yang Anda gunakan hari ini kebanyakan menjalankan aplikasi dengan cara yang sama.

Apa itu OS Cyanogen? Tak mudah untuk menjabarkan bagaimana cara memasukkan versi Android yang satu ini kedalam ekosistem, tapi untuk lebih mempermudah hal-hal yang telah dibahas tadi, mari simak 10 hal tentang OS Cyanogen yang perlu Anda ketahui.

Hal tentang OS Cyanogen » 10 Hal tentang OS Cyanogen Yang Perlu Anda Ketahui!
Apa itu OS Cyanogen?
  1. Kurang lebih Cyanogen merupakan Android

Sejauh yang diketahui kebanyakan masyarakat, Android dimulai dari sebuah proyek Open Source yang dikelola Google dengan menerima beberapa kode rahasia dari produsen prosesor, kemudian diserahkan pada manufaktur smartphone untuk memodifikasi software yang akhirnya mengarah pada User Interface dari masing2 produsen smartphone seperti Samsung Touchwiz, HTC Sense, Vibe UI dan lain-lain. Cyanogen OS dibangun dengan cara yang sama, memakai versi apa saja dari Android yang siapapun bisa mengembangkannya sendiri dan menambahkan perangkat lunak yang dirasa bisa meningkatkan kinerja secara keseluruhan.

Perangkat lunak ini memberikan beragam pilihan pada pengguna untuk memodifikasi tergantung pada tingkat keahlian dan hasrat untuk merubah tampilan serta kenyamanan dalam pengoperasian software di smartphone Anda. Yang pasti Cyanogen OS dibangun dengan basis Android.

  1. Cyanogen OS tidak terikat dengan Produsen manapun

Di setiap produsen smartphone pasti hanya akan Anda temukan Touchwiz UI di Samsung, Vibe UI di Lenovo, Sense UI di HTC dan lain-lain, sedangkan Cyanogen adalah perusahaan independen yang membangun Android dengan cara mereka sendiri dan menawarkannya pada produsen-produsen untuk dipasang pada smatphone mereka. Hal ini berarti Cyanogen adalah pihak yang bertanggungjawab atas segala hal seperti menambahkan fitur, memperbaiki bug dan dukungan software pada hardware yang terpasang. Juga bertanggung jawab atas update software yang secara teori lebih mudah dilakukan.

Hal tentang OS Cyanogen1 » 10 Hal tentang OS Cyanogen Yang Perlu Anda Ketahui!
Review OS Cyanogen
  1. Software dari kemitraan adalah opsional

Sebagai contoh, jika Anda membangun Android sendiri dari AOSP (Android Open Source Project), memasangnya pada smartphone Anda dan memilih secara acak aplikasi dan fitur yang Anda inginkan. Kemungkinan besar ada software yang ikut terpasang dan tak pernah Anda gunakan, aplikasi itulah yang disebut “bloatware”. Seperti itulah Google membangun Android sebelum diserahkan pada produsen smartphone untuk dimodifikasi kembali. Cyanogen OS juga memiliki beberapa aplikasi tersebut, termasuk beberapa layanan dari Microsoft dan aplikasi Caller ID dari pihak ketiga yang telah diikutsertakan. Namun yang membedakan adalah kemampuan Cyanogen yang bisa dengan mudah meng-uninstal aplikasi tersebut.

  1. Perusahaan di belakang Cyanogen OS mempunyai banyak pilihan

Jika Anda sedikit memperhatikan orang-orang di Cyanogen, Anda mungkin akan sesekali mendengar berita tentang meraka yang ingin mengalahkan Google. Sementara itu sudah banyak tindakan yang mengarah untuk tujuan tersebut, seperti Microsoft yang telah menginvestasikan uang pada Cyanogen meskipun tidak diketahui besaran jumlah uang tersebut. Hal itu ditujukan untuk menciptakan Android yang lebih bersahabat dengan layanan Microsoft. Yang terbaru adalah produsen hardware ternama dunia dari Cina, Foxconn.

Setiap Anda menjalankan gadget berbasis Android, Anda akan disuguhi dengan layanan Google Play Store dan aplikasi dari Google, tak ada alternatif lain. Cyanogen ingin memberikan perubahan dengan menawarkan layanan lainnya. Mereka masih jauh dari siap untuk hal itu, tapi jika Anda tahu daftar mitra yang akan bekerja sama dengan mereka, rasanya tak sulit untuk mewujudkan hal itu.

  1. OS ini bukanlah CyanogenMod

Jauh sebelum OS Cyanogen muncul dan berjalan pada banyak perangkat, ada yang namanya CyanogenMod. Proyek ini dijalankan untuk menambahkan fitur pada perangkat Android dan menjadi populer sebagai versi Android dari pihak ketiga. ROM CyanogenMod bisa di install pada perangkat OS Cyanogen tapi cara pengelolaannya sangat berbeda. CyanogenMod lebih ditujukan untuk pengoprek dan orang-orang yang ingin mencoba sesuatu yang baru sebelum aplikasi tersebut dianggap stabil sedangkan OS Cyanogen lebih seperti Android yang mudah dioprasikan.

  1. Kunci layar yang sedikit berbeda

Satu hal yang pertama kali disadari saat mengoperasikan perangkat OS Cyanogen adalah “lockscreen” yang sedikit berbeda dengan perangkat Android kebanyakan. Cara lockscreen menampilakan notifikasi mungkin hampir sama dengan Android, begitu pula dengan cara membukanya tapi ada yang berbeda dengan tampilannya. Contoh yang paling menarik adalah saat memutar musik. Jika perangkat Anda sedang memutar musik kemudian layar mati dan terkunci maka saat Anda menyalakan perangkat dan masih dalam keadaan terkunci akan muncul tampilan animasi equalizer. Tentu saja secara tidak langsung Anda akan mengapresiasi visual tersebut sebagai sesuatu yang menarik.

  1. Mengenali gesture saat layar mati

Pada saat layar mati, Cyanogen bisa mengenali beberapa gesture dari sentuhan jari kita untuk mengaktifkan fitur. Sebagai contoh, Anda bisa menulis huruf “V” pada layar untuk menyalakan lampu flash kamera untuk digunakan sebagai senter. Anda juga bisa menulis huruf “O” untuk akses cepat menuju fitur kamera. Atau gerakan dua jari Anda secara vertical untuk memainkan atau jeda musik, membentuk panah ke kiri untuk memutar lagu sebelumnya dan membentuk panah ke kanan untuk memutar lagu berikutnya. Fitur sederhana yang memberikan banyak perbedaan. Namun sudah ada beberapa perangkat Android yang secara default sudah menggunakan fitur tersebut, seperti Asus Zenfone 2.

  1. Memiliki pengaturan tema yang sangat lengkap

Pengaturan tema pada OS Cyanogen memberikan keleluasaan dalam mengatur tombol navigasi, kunci layar, tampilan notifikasi, font pada sistem, dan masih banyak lagi. Terdapat pengaturan pilihan untuk menerapkan pada seluruh tema atau dipilih secara acak

Hal tentang OS Cyanogen Themes » 10 Hal tentang OS Cyanogen Yang Perlu Anda Ketahui!
Kelebihan dan Kelemahan OS Cyanogen
  1. Fitur audio tidak mengecewakan

Fitur audio di Android bukanlah hal baru, tergantung pada anggapan Anda apakah kualitasnya sudah layak atau tidak. Maxx Audio yang sudah terintegrasi di dalam Cyanogen OS adalah salah satu fitur yang akan lebih baik kualitas keluaran suaranya jika Anda punya waktu untuk mengatur sesuai dengan yang Anda inginkan. Namun suara juga tergantung pada smartphone yang Anda gunakan, karena perbedaannya cukup signifikan. Tentu saja pengalaman mendengarkan musik akan lebih menyenangkan jika menggunakan headphone. Alat tambahan ini bisa diaktifkan atau dinonaktifkan sesuai keinginan. Mungkin sebaiknya Anda mencobanya sendiri.

  1. Tahun ini akan banyak perangkat menggunakan Cyanogen OS

Tak ada salahnya mencari daftar perangkat yang menggunakan Cyanogen OS dan memutuskan untuk tidak menggunakannya sekarang. Tapi jika Anda menunggu karena tahu bahwa OS ini yang Anda cari maka kemungkinan besar sebentar lagi Anda akan menemui perangkat yang menggunakan OS Cyanogen. Jika dilihat dari strategi kerja sama dengan Qualcomm dan produsen-produsen ternama yang daftarnya semakin panjang, sepertinya Cyanogen OS akan berjalan pada beberapa perangkat baru akhir tahun ini.

Sekedar informasi saja, smartphone yang sudah mengadopsi OS Cyanogen saat ini adalah Oneplus One dan smartphone asal India, Micromax YU Yureka dan YU Yuphoria. Di samping itu, Andromax Q dari Smartfren adalah salah satu smartphone ber-OS Cyanogen yang beredar di Indonesia. Juga perusahaan asal Cina, Zuk bekerja sama dengan vendor ternama Lenovo, akan mengeluarkan smartphone dengan OS Cyanogen bernama Zuk Z1 yang digadang-gadang akan menjadi pesaing smartphone high end.

Sumber: AndroidCentral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here