Chipset Mediatek Dimensity 1000 Bawa Segudang Fitur untuk Saingi Snapdragon 865

    0
    49
    views

    Bukan hanya Qualcomm saja yang sudah menyiapkan chipset high end untuk digunakan di smartphone tahun 2020 nanti. Mediatek juga sudah menyiapkan chipset high end khusus yang siap head to head dengan chipset Qualcom terbaru tersebut.

    Dimensity 1000 adalah chipset besutan Mediatek yang sudah siap perang dengan chipset Qualcomm seri tertinggi saat ini yaitu Snapdragon 865.

    Jika dilihat dari spesifikasi yang dibawa di dalamnya, chipset Mediatek Dimensity 1000 memang punya banyak sekali fitur luar biasa.

    Penasaran dengan seperti apa saja fitur yang ada di dalam chipset Mediatek Dimensity 1000? Jika anda ingin tau lebih detail mengenai apa saja fitur serta keunggulan dari Dimensity 1000 dari Mediatek, anda bisa baca selengkapnya di dalam artikel ini.

    Ini 4 Hal Menarik yang Membuat Chipset Mediate Dimensity 1000 Siap Tanding Dengan Chipset Qualcomm

    Jika dibandingkan dengan chipset besutan Mediatek seri biasa, Dimensity 1000 sudah pasti jauh berbeda. Kenapa? Karena ada banyak sekali hal menarik yang dimiliki chipset tersebut.

    fitur chipset mobile mediatek dimensity 1000 » Chipset Mediatek Dimensity 1000 Bawa Segudang Fitur untuk Saingi Snapdragon 865

    Berikut ini adalah beberapa hal menarik yang dimiliki chipset Mediatek Dimensity 1000 sehingga membuatnya layak tanding dengan chipset high end besutan Qualcomm:

    1. Menggunakan konfigurasi dual cluster

    Hal menarik pertama dari chipset Mediatek Dimensity 1000 ini adalah pada bagian cluster CPU yang digunakan di dalamnya.

    Jika selama ini chipset high end selalu menggunakan konfigurasi triple cluster, kali ini Mediatek justru memutuskan untuk menggunakan konfigurasi dual CPU cluster saja di Dimensity 1000.

    Dual CPU cluster tersebut terdiri dari CPU Cortex A77 yang sangat bertenaga dengan kecepatan maksimal 2.6 Ghz dan CPU cortex A55 yang terkenal sangat efisien dalam konsumsi daya dengan kecepatan maksimal 2.2 Ghz.

    Dengan menggunakan konfigurasi dual cluster tersebut, bisa dipastikan chipset Dimensity 1000 bisa tetap memberikan performa yang luar biasa namun juga tidak boros dalam penggunaan daya.

    1. Dilengkapi dengan modem 5G Helio M70

    Yang menarik dari chipset Mediatek Dimensity 1000 bukan hanya pada penggunaan dual cluster CPUnya saja.

    Dimensity 1000 juga sangat menarik karena sudah dilengkapi sekaligus dengan modem 5G Helio M70. Dengan memiliki modem 5G di dalamnya, sudah pasti smartphone yang menggunakan chipset Dimensity 1000 ini akan memiliki lebih banyak ruang kosong.

    Dan bukan hanya sekedar ruang kosong saja, modem 5G yang disematkan di dalam chipset Dimensity 1000 ini juga bukan modem 5G biasa.

    Modem 5G Helio M70 adalah salah satu modem 5G tercepat yang memiliki 4.7 Gbps downlink dan juga 2.5 Gbps uplink. Dan bukan hanya sekedar cepat saja, modem 5G Helio M70 ini juga sekaligus jadi modem 5G yang mendukung teknologi standalone (SA) dan juga non standalone (NSA).

    Dan masih belum selesai sampai disitu saja, modem 5G Helio M70 ini juga merupakan modem 5G yang memiliki multi mode mulai dari jaringan 2G sampai 5G.

    Hanya saja, modem 5G Helio M70 ini hanya mendukung penggunaan jaringan 6 Ghz saja. Modem 5G Helio M70 yang ada di dalam chipset Dimensity 1000 ini tidak mendukung teknologi jaringan mmWave 5G yang kebanyakan digunakan di Amerika Serikat.

    1. Mendukung penggunaan Dual 5G SIM card

    Hal menarik berikutnya dari chipset Mediatek Dimensity 1000 adalah masih dari dukungan jaringan 5G di dalamnya.

    Jika kebanyakan chipset smartphone 5G hanya mendukung penggunaan single 5G SIM Card, Mediatek Dimensity 1000 ini berbeda.

    Smartphone yang menggunakan chipset Mediatek Dimensity 1000 ini nantinya akan bisa menggunakan jaringan 5G dari kedua SIM card yang terpasang di dalamnya.

    1. Kinerja teknologi AI Jadi makin cepat namun tetap efisien

    Karena terdapat 5 core APU yang dibenamkan di dalam chipset Mediatek Dimensity 1000, maka secara otomatis chipset terbaru dari Mediatek ini juga akan mengalami peningkatan drastis dari segi teknologi AI di dalamnya.

    Hal tersebut disebabkan karena dari 5 core APU tersebut terbagi menjadi 2 core yang bertenaga, 3 core dengan kemampuan medium, dan 1 core ringan.

    Dengan adanya pembagian APU tersebut menjadi 3 bagian, maka kinerja teknologi AI di dalam smartphone bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

    Misalkan saja jika pengguna mengaktifkan fitur AI Face Recognition, maka yang bekerja hanyalah APU dengan core paling ringan. Pasalnya, AI Face Recognition hanya membutuhkan APU yang sangat ringan saja.

    Lalu smartphone apakah yang pertama kali akan ditenagai dengan chipset Mediatek high end terbaru ini?

    Menurut rumornya, Huawei dan OnePlus adalah 2 vendor smartphone yang kemungkinan besar akan jadi yang pertama mencicipi chipset Mediatek Dimensity 1000 ini.