Ini Alasan Membeli Smartphone Entry Level Itu Justru Merugikan

0
43
views

Kalau berbicara target market dari ponsel pintar, smartphone yang dijual di pasaran itu terdiri dari 3 kategori yaitu entry level, mid range, dan juga flagship.

Dari 3 kategori smartphone tersebut, memang yang paling laris di pasaran adalah yang entry level. Salah satu alasan kenapa smartphone entry level itu jauh lebih laris di pasaran sudah pasti karena harganya yang sangat terjangkau.

Namun taukah anda bahwa sebenarnya membeli smartphone entry level itu justru lebih banyak merugikan anda sendiri?

Lalu apa saja kerugiannya membeli smartphone entry level itu? Bagi anda yang mau tau apa kerugian yang harus anda tanggung ketika membeli smartphone entry level, anda bisa pelajari hal tersebut lebih lengkap di dalam artikel ini.

Ini 5 Alasan Kuat Kenapa Membeli Smartphone Entry Level Justru Merugikan

Seperti yang sudah disebutkan, membeli smartphone entry level yang dijual dengan harga 1 jutaan atau bahkan dibawah 1 jutaan Rupiah itu sebenarnya memang justru sangat merugikan.

alasan beli smartphone entry level justru merugikan » Ini Alasan Membeli Smartphone Entry Level Itu Justru Merugikan

Berikut ini adalah beberapa alasan kenapa anda sebenarnya tidak disarankan untuk membeli smartphone entry level:

  1. Spesifikasinya sangat minim sehingga berpotensi lemot ketika digunakan

Karena harganya yang begitu murah, smartphone entry level itu sudah pasti tidak akan membawa spesifikasi yang layak.

Pada umumnya, spesifikasi smartphone entry level itu benar-benar sangat minim. Karena spesifikasinya yang sangat minim, jadi kemungkinan besar performa smartphone entry level tidak akan nyaman untuk digunakan.

Bahkan ada smartphone entry level yang sudah sangat lemot hanya digunakan untuk membuka aplikasi Whatsapp saja.

Jika tidak bisa digunakan untuk membuka aplikasi apapun dengan lancar, lalu untuk apa fungsi smartphone tersebut bukan?

  1. Komponen yang tidak jelas sama sekali

Selain punya spesifikasi yang sangat minim, smartphone entry level itu juga biasanya membawa komponen yang tidak jelas.

Komponen smartphone entry level yang paling banyak tidak jelasnya adalah komponen chipset. Hal tersebut biasanya dilakukan oleh produsen untuk tidak menurunkan minat pembeli.

Pasalnya, memang banyak orang yang sudah paham mengenai chipset smartphone apa yang berkualitas. Dan kebanyakan orang memang lebih memilih membeli smartphone dengan chipset Mediatek ataupun Qualcomm.

Oleh sebab itu, jika smartphone entry level tidak menyebutkan dengan jelas apa chipset yang digunakan di dalamnya, sudah dapat dipastikan chipsetnya bukan dari 2 vendor chipset besar tersebut.

  1. Sangat minim fitur

Karena dijual dengan harga yang cenderung sangat murah, smartphone entry level itu juga dipastikan tidak akan membawa fitur spesial.

Bahkan ada banyak yang mengatakan bahwa smartphone entry level itu justru sangat minim fitur. Oleh sebab itu, sebenarnya membeli smartphone entry level itu sama saja seperti membeli ponsel feature saja.

  1. Bentuknya sudah kuno

Selain merugikan dari segi spesifikasi dan juga komponen yang dibawa di dalamnya, smartphone entry level juga merugikan untuk dibelai karena biasanya bentuknya juga sudah kuno untuk masa kini.

Salah satu alasan kenapa smartphone entry level itu kebanyakan punya bentuk yang kuno adalah karena komponen layar smartphone kekinian itu sudah cukup mahal harganya.

Jika dipaksakan untuk menggunakan layar dengan desain kekinian, maka mau tidak mau smartphone entry level harus dijual dengan harga yang lebih mahal.

Sayangnya, hal tersebut tidak mungkin bisa dilakukan karena smartphone entry level jelas tidak akan laku jika dijual lebih mahal hanya karena punya tampilan kekinian saja.

  1. Usia pakai smartphone entry level sangat singkat

Selain karena spesifikasi serta fiturnya yang sangat minim dan juga modelnya yang terlihat kuno, hal yang paling merugikan dari membeli sebuah smartphone entry level itu adalah usia pakainya sangat singkat.

Karena dibuat menggunakan komponen yang tidak jelas kualitasnya dan sering dipaksa bekerja lebih berat dari kemampuannya, maka smartphone entry level akan jauh lebih cepat mengalami kerusakan.

Dan yang lebih mengerikan lagi, mayoritas smartphone entry level itu bisa dikatakan tidak layak untuk diperbaiki jika mengalami kerusakan. Kenapa? Karena biaya servis atau ganti sparepartnya sudah mendekati pengeluaran membeli smartphone entry level baru.

Oleh sebab itu, biasanya kalau smartphone entry level itu usia pakainya sangat singkat dan hal tersebut sebenarnya justru sangat merugikan anda penggunanya.

Jadi daripada menghabiskan uang untuk membeli smartphone entry level, lebih baik tahan sedikit lebih lama untuk bisa mengumpulkan dana yang cukup untuk membeli smartphone mid range.